Emiritasi Pdt Suko Tiyarno dan Pelantikan Pdt Dwi Hastuti Sebagai Pendeta Baku GKJW Banyuwangi

MD Bestim1,497 views

BANYUWANGI – Pelayanan pendeta Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Banyuwangi mulai berganti, Minggu (18/2). Ratusan warga jemaat ikut serta mendoakan masa pelayanan Pendeta Suko Tiyarno Christin yang sudah memasuki masa purna tugas dan digantikan Pendeta Dwi Hastuti sebagai pendeta baku.

Ibadah Emiritasi Pendeta Suko Tiyarno Christin dilaksanakan bersamaan dengan Pelantikan Pendeta Baku GKJW Banyuwangi Dwi Hastuti. Dalam ibadah tersebut, Pendeta Natael Hermawan, Ketua Pelayan Harian Majelis Agung (PHMA) bertugas sebagai pelayan. Selain itu, hadir pula seluruh pendeta GKJW yang berada di lingkup pelayanan Majelis Daerah Besuki Timur (MD Bestim).

Prosesi ibadah berlangsung khidmat. Sebelum resmi menjalani masa pensiun, terlebih dahulu dibacakan dan diserahkan Surat Keputusan (SK) Emiritasi kepada Pendeta Suko Tiyarno Christin. Bersamaan dengan itu, SK Pelantikan Pendeta Dwi Hastuti sebagai pendeta baku GKJW Jemaat Banyuwangi juga diserahkan.

Usai penyerahan SK, seluruh pendeta GKJW di wilayah MD Bestim, penatua, diaken serta jemaat ikut mendoakan keduanya. Harapannya, agar kedua pendeta yang memasuki masa emiritus dan yang akan melayani jemaat Banyuwangi bisa menjalankan tugas dan perannya dengan baik.

Sesuai dengan Tata dan Pranata GKJW tentang jabatan khusus, Pendeta Emiritus Suko Tiyarno masih dapat ikut ambil bagian dalam pelayanan gerejawi termasuk sakramen. Emiritasi adalah masa di mana pendeta dilepaskan dari jabatan strukturalnya. Namun, tetap berperan sebagai pendeta fungsional.

Pendeta Emiritus Suko Tiyarno Christin lahir di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, pada 7 Februari 1964. Beliau tumbuh dewasa secara iman di GKJW Jemaat Wonorejo yang juga salah satu bagian MD Besuki Timur.

Setelah menempuh pendidikan S1 Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga pada 1991 dan menyelesaikan masa vikariat, Pendeta Emiritus Suko Tiyarno kemudian ditugaskan di GKJW Jemaat Ponorogo (MD Madiun) untuk mendampingi Calon Jemaat GKJW Pacitan pada 1992-1994. Setelah GKJW Jemaat Pacitan didewasakanasakan, Pendeta Emiritus Suko Tiyarno ditugaskan melayani jemaat baru itu mulai tahun 1994-1998.

Usai melayani GKJW Jemaat Pacitan, Pendeta Emiritus Suko Tiyarno mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan S2 di Filipina dan lulus pada tahun 2000. GKJW Jemaat Sukolilo (MD Surabaya Timur II) menjadi tempat pelayanannya berikutnya mulai tahun 2000-2007.

Sebagai salah satu peran aktif GKJW sebagai bagian United Evangelical Mission (UEM), pada 2007, Pendeta Emiritus Suko Tiyarno ditugaskan sebagai pendeta tugas pelayanan khusus di Tanzania. Tugas itu diembannya hingga tahun 2010.

Setelah menyelesaikan masa tugas pelayanan dari Tanzania, Pendeta Emiritus Suko Tiyarno ditugaskan sebagai sekretaris penuh waktu Dewan Pembinaan Teologi GKJW dan sapah satu tenaga staf Institut Pendidikan Theologia (IPTh) Balewiyata Malang hingga tahun 2017.

Lewat keputusan sidang MA pada tahun 2017, Pendeta Emiritus Suko Tiyarno ditugaskan menjadi Direktur IPTh Balewiyata Malang hingga tahun 2021. Tugas terakhirnya sebagai pendeta kemudian dilanjutkan di GKJW Jemaat Banyuwangi mulai 2021-2024.

Sementara itu, Pendeta Dwi Hastuti yang menjadi pendeta baku GKJW Jemaat Banyuwangi menggantikan Pendeta Emiritus Suko Tiyarno sebelumnya adalah pendeta baku GKJW Jemaat Karangpilang (MD Surabaya Timur II). Pendeta Dwi Hastuti, selain aktif melayani jemaat, juga ditunjuk sebagai Ketua PHMD Surabaya Timur II. (*)

 

Tim Multimedia MD Besuki Timur