Pada Sabtu, 27 – 28 April 2024, Jemaat Pesanggaran menjadi tuan rumah bagi Sidang Majelis Daerah Besuki Timur ke-83. Acara ini tidak hanya menjadi momen rutin bagi sepuluh jemaat di MD Besuki Timur, tetapi juga menjadi panggung penting untuk memperkuat ikatan dalam iman melalui Program Kerja Tahunan yang menjadi pedoman evaluasi sidang pertama di Tahun ini. Sidang ini dihadiri oleh sepuluh jemaat se MD Besuki Timur, mulai dari Jemaat Ranurejo, Wonorejo, Banyuwangi, Tulungrejo, Genteng, Jajag, Purwodadi, Purwosari, Pesanggaran, hingga Sumberagung.
Keberagaman hadir dalam suasana yang penuh kehangatan, menandai semangat inklusifitas yang dijunjung tinggi dalam GKJW.
Rangkaian persidangan dibuka dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Reda Ayu Ariyanto S.Si, sebagai Pendeta baru Jemaat Pesanggaran. Keanggunan dan kedalaman ibadah menjadi titik awal yang sempurna untuk perjalanan rohani yang akan mereka jalani selama sidang.
Dalam rangkaian resepsi ada beberapa sambutan yang disampaikan oleh perwakilan panitia, ketua MD Besuki Timur dan utusan PHMA. Sambutan diawalioleh Ketua Panitia Pelaksanaan Sidang, yang diwakili oleh Pnt. Agus Oribianto, dengan tulus menyampaikan permohonan maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin dialami peserta terkait tempat penginapan dan konsumsi. Namun, semangat kebersamaan dan kerinduan untuk mempererat tali persaudaraan tetap menjadi fokus utama. Dalam sambutannya, Ketua Panitia mengingatkan peserta untuk menjaga stamina selama persidangan dan mengucapkan selamat bersidang. Kepedulian ini menunjukkan komitmen panitia untuk memastikan setiap peserta dapat mengikuti sidang dengan nyaman dan fokus.
Dalam sambutan, PHMA menyampaikan tema “Mandiri dan Menjadi Berkat”. Beliau berharap agar kita terus termotivasi untuk mewujudkan kemadirian dalam bidang teologi, daya dan dana, serta senantiasa menjadi berkat bagi lingkungan dan sesama ciptaan. Pdt. Recta, mewakili Komisi Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Majelis Agung, menyampaikan beberapa kualitas yang dibutuhkan di masa transisi dari Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0. Sebagai contoh, memiliki Basis Data dan Big Data sebagai wujud mandiri dan menjadi berkat dalam merespons perubahan yang ada.
Setelah rangkaian pembukaan selesai dilanjutkan dengan persidangan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB dengan pembacaan absensi dan tata tertib oleh Ketua PHMD Besuki Timur, Pdt. Fajar Wicaksno, S.Pd. Dalam persidangan kali ini dilaksakan pengesahan anggota baru MD Bestim dananggota BPMD MD Bestim. Dan dilanjutkan dengan PAW yang diawali dengan memutuskan peralihan Pdt. Rogerte Indra Kurniawan S.Si dari PU menjadi bendahara 2 MD Bestim. Dan posisi PU digantikan oleh Pdt. Dwi Hastuti, S.Si. Kiranya dengan lengkapnya formasi PHMD ini membuat kinerja PHMD semakin baik dan menjadi berkat bagi MD Besuki Timur.
Dalam persidangan ini Ketua MD Besuki Timur menyampaikan laporan PHMD yang terdiri dari laporan umum, laporan keuangan, laporan KP2D dan KomperlitbangD, adapun sidang paripurna pertama ini dipimpin oleh Pdt. Ubin Maulana, S.Si selaku Wakil Ketua MD Bestim. Laporan umum disampaikan langsung oleh Ketua MD dilanjutkan dengan laporan Keuangan oleh Pdt. Rogethe Indra Kurniawan, S.Si. Pembacaan laporan KP2D oleh Pnt. Agus Sediono dari Jemaat Ranurejo. Dalam persidangan ini, Pdt. Antonius Andix Nugroho dan Komisi Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Pdt. Recta Eka) selaku utusan PHMA juga menyampaikan informasi dan prasaran Majelis Agung yang nantinya menjadi salah satu bagian dari materi persidangan.
Setelah rangkaian laporan dan pesan PHMA disampaikan dengan tuntas, semua laporan dan pesan tersebut disahkan menjadi materi persidangan. Dan sidangan dilanjutkan dengan rapat seksi, dimana peserta dibagi menjadi 5 seksi: Seksi I Bidang Teologi, Seksi II Bidang Persekutuan, Seksi III Bidang Kesaksian dan Pelayanan, Seksi IV Bidang Penatalayanan, dan Seksi V Bidang Lintas Bidang.
Rangkaian rapat seksi berjalan dengan semarak, dengan diskusi yang penuh warna di masing-masing seksi. Setelah istirahat sejenak persidangan dilanjutkan dengan paripurna kedua dimana dalam sidang paripurna ini disampaikan hasil rapat seksi I, II dan III. Pukul 21.00 rangkaian paripurna dua ditutup dengan ibadah malam dilayani oleh Stage Ira Dwi Kristina Putri sebagai pengantar untuk istirahat malam.
Minggu pagi, 28 April 2024, diadakan Ibadah Raya Pematapan Rohani. Guru Injil “Mathelda Rosaline Sine” sebagai pengkoordinator acara tersebut melibatkan semua Pendeta yang hadir dalam sidang tersebut untuk ambil bagian dalam pelayanan. Dengan berbagai kegiatan dan doa bersama, sidang ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat kebersamaan dan kesatuan dalam GKJW di MD Besuki Timur. Di akhir acara ibadah, dilanjutkan dengan pamitan yang diwakili oleh Pnt. Winanto Hari Sasongko dari GKJW Jemaat Banyuwangi.
Setelah istirahat makan siang, sidang melanjutkan laporan dan pengambilan keputusan seksi IV dan seksi V. Sidang berakhir pukul 15.15 WIB setelah seremoni warna sari dan penyerahan Palu sidang oleh PHMD ke Jemaat Banyuwangi sebagai agenda sidang berikutnya di bulan September 2024.
Sumber informasi : Dwi- Vita (RKmd-Jemaat Pesanggaran)
Korektor : Pdt. Dwi Hastuti, S.Si (PUMDBestim)
Penerbit : Sigit Hari Wicaksono (Koordinator MM MdBestim)
Dyto (Sek. MM MdBestim)
Lugas Rumpakadi (Agt, MM MdBestim, Radar Banyuwangi)



