SIDANG MAJELIS MD BESTIM KE-84 DI JEMAAT BANYUWANGI

MD Bestim1,034 views

 

GKJW Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Sidang MD Bestim ke-84

BANYUWANGI – Sidang Majelis Daerah Besuki Timur (MD Bestim) kembali digelar selama dua hari mulai Sabtu (21/9) hingga Minggu (22/9). GKJW Jemaat Banyuwangi menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan sidang ke-84 ini. Sidang MD Bestim ke-84 di GKJW Jemaat Banyuwangi ini dihadiri oleh puluhan peserta sidang.

Pembukaan sidang dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDIP Martin H., S.H., M.H. serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Banyuwangi M. Yanuarto Bramuda yang didampingi oleh Ketua PHMD Bestim Pdt Fajar Wicaksono, Pendeta GKJW Banyuwangi Pdt Dwi Hastuti, Ketua Panitia Sidang MD Bestim ke-84 Djefri Kurniawan, dan perwakilan Pelayan Harian Majelis Agung (PHMA) GKJW Pdt Widi Nugroho.

Perwakilan PHMA Pdt Widi Nugroho menjelaskan bahwa sidang MD ini dilakukan untuk memikirkan, merencanakan dan menatakelola pelayanan di lingkup GKJW.

“Dengan demikian, secara bertahap, kita melangkah bersama menuju visi yang tertuang dalam PPJP yang bertema Mandiri dan Menjadi Berkat,” ujar Pdt Widi dalam sambutannya.

Persidangan ini, diharapkan dilaksanakan sesuai dengan fungsi rapat-rapat di GKJW, yaitu menjadi tempat berdoa dan mencari kehendak Tuhan Allah.

“Juga menjadi tempat berkomunikasi, bermusyawarah, dan keputusan bersama serta menjadi tempat untuk saling membina dan menggembalakan,” imbuhnya.

Ketua PHMD Bestim Pdt Fajar Wicaksono juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para peserta sidang.

“Kami juga berharap, para peserta  bisa melaksanakan sidang MD Bestim ke-84 ini dengan sebaik-baiknya dan jalannya persidangan ini semoga juga bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra M Yanuarto Bramuda menyampaikan pesan kepada seluruh peserta sidang MD Bestim ke-84 untuk menjaga kerukunan.

“Banyuwangi bisa menjadi seperti saat ini, dengan berbagai kemajuannya, dikarena kerukunan antar umat beragama,” pungkasnya.

Tepat pukul 10.00 WIB  agenda Sidang Paripurna I, laporan dari Pengurus Harian Majelis Daerah (PHMD) menjadi fokus utama. Pdt. Rogethe Indra Kurniawan, sebagai Bendahara MD, menyampaikan laporan keuangan yang transparan dan komprehensif, menjelaskan secara rinci penggunaan anggaran dan Laporan keuangan tersebut mendapat tanggapan positif dari peserta sidang.

Selanjutnya, sidang juga mendiskusikan laporan Prasaran PHMA yang berfokus pada pendalaman materi persidangan. Tanggapan sidang mencerminkan semangat kolaboratif, di mana peserta memberikan masukan konstruktif untuk memperkuat program yang ada.

Kesepakatan dicapai untuk melakukan peninjauan ulang terhadap beberapa materi agar lebih sesuai dengan kebutuhan jemaat. Dengan berakhirnya sesi laporan dan tanggapan, sidang melanjutkan ke agenda berikutnya, yaitu pengesahan materi persidangan. Dalam suasana penuh kebersamaan dan komitmen untuk kemajuan pelayanan, peserta sidang sepakat untuk mengesahkan semua materi yang diajukan dalam bentuk Program Kerja Tahunan .

Setelah pengesahan materi persidangan, agenda beralih ke persiapan rapat seksi dan panitia pengarah /steering komite. Dalam sesi ini, V seksi yang ada di lingkungan Majelis Daerah Besuki Timur membagikan rencana kerja mereka untuk periode mendatang. Ketua panitia pengarah menekankan pentingnya sinergi antara seksi  agar program-program yang akan direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Setelah sesi laporan, dilakukan pengambilan keputusan penting yang mencakup berbagai aspek pengembangan Jemaat dan peningkatan kualitas pelayanan, dan setiap usulan dipertimbangkan dengan seksama sebelum mencapai kesepakatan bersama. Acara ditutup dengan ibadah malam yang dipimpin oleh Pnt. Sri Warih Handayani dari Jemaat Purwosari. Dalam khotbahnya, Pnt. Sri Warih mengangkat tema dari Matius 23:29-39, yang menyoroti pentingnya integritas dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan iman. Ia mengingatkan para peserta untuk tidak hanya mengandalkan penampilan luar, tetapi juga untuk memperhatikan sikap hati dan tindakan nyata dalam melayani sesame dan diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi setiap jemaat dalam melaksanakan tugas pelayanan mereka di jemaat masing-masing.

Pada hari kedua Sidang Majelis Daerah Besuki Timur yang ke-84, yang berlangsung pada 22 September 2024, ibadah minggu dilayani oleh Pdt. Widi Nugroho, S.Si (PHMA), bersama seluruh pendeta se-MD Besuki Timur dan seluruh warga Jemaat Banyuwangi . Ibadah ini diisi dengan pemantapan rohani (IPR) yang mengajak jemaat untuk merenungkan panggilan Tuhan dalam hidup mereka. Sebagai penutup, wakil dari Jemaat Purwosari menyampaikan pamitan, mengundang semua untuk menyambut agenda sidang berikutnya di tahun 2025.

Setelah menikmati makan pagi, acara dilanjutkan dengan laporan seksi dan pengambilan keputusan yang memasuki sidang paripurna ke III. Diskusi berjalan dinamis, menghasilkan keputusan penting untuk kemajuan pelayanan. Usai coffee break, laporan seksi dan pengambilan keputusan lanjutan terakhir dilakukan, menegaskan komitmen bersama untuk mengoptimalkan program kerja.

Setelah makan siang, diadakan sesi warna sari dan arisan pembangunan, yang menjadi sarana bagi jemaat untuk saling berbagi dan mendukung pembangunan gereja. Ibadah penutup dilayani oleh Sdr. Erik Various Enggelio dengan tema dari Yakobus 3:13-18, menekankan hikmat yang berasal dari Tuhan.

Setelah ibadah, acara diakhiri dengan penyerahan palu sidang oleh PHMD kepada Jemaat Purwosari, menandai berakhirnya sidang dengan penuh sukacita dan harapan untuk masa depan pelayanan yang lebih baik. Tuhan memberkati .