Semangat Kebersamaan dan Evaluasi Pelayanan:Sidang Majelis Daerah Besuki Timur ke-85 2025 di Jemaat Purwosari

MD Bestim1,090 views

 

 

Purwosari, 12 April 2025 — Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sidang Majelis Daerah (MD) Besuki Timur GKJW yang digelar pada tanggal 12–13 April 2025 di GKJW Jemaat Purwosari. Sidang ini menjadi langkah awal yang penting di tahun 2025, sekaligus menjadi wadah evaluasi Program Kerja Tahunan ke-84 yang sebelumnya dilaksanakan di GKJW Jemaat Banyuwangi pada akhir 2024 lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 jemaat yang berada dalam lingkup pelayanan MD Besuki Timur, yaitu: GKJW Jemaat Ranurejo, Wonorejo (keduanya dari wilayah Kabupaten Situbondo), Banyuwangi, Jajag, Genteng, Tulungrejo, Purwodadi, Pesanggaran, Sumberagung, dan jemaat tuan rumah Purwosari.

Sidang ini juga mendapat dukungan dan perhatian dari Majelis Agung (MA) GKJW, yang diwakili oleh Pdt. Stefi Kristian Rumere, S.Si. dari Pengurus Harian MA, serta Bp. Budi Krisyanto dari Komisi Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Komperlitbang MA). Keduanya hadir memberi arah dan dukungan atas dinamika pelayanan di wilayah Besuki Timur. Rangkaian acara diawali dengan ibadah pembukaan yang dilayani oleh Pdt. Trisulo Agus Widodo. Dalam khotbahnya beliau mengajak seluruh peserta sidang untuk belajar memiliki hati yang tulus dalam melayani dan merespons panggilan Tuhan. Usai ibadah, dilangsungkan acara resepsi pembukaan sidang yang berlangsung meriah dan penuh kekayaan budaya. Sebagai pembuka, tarian khas Banyuwangi dibawakan dengan anggun oleh Ib. Ambika, salah satu warga jemaat Purwosari yang dikenal piawai dalam menarikan tarian tradisional tersebut. Penampilan ini menjadi simbol kekayaan budaya lokal yang menyatu dalam kehidupan bergereja.

Sebagai tuan rumah, GKJW Jemaat Purwosari menyambut dengan penuh sukacita. Pnt. Hari Suryono, yang dipercaya sebagai Ketua Panitia dan juga anggota Majelis Jemaat Purwosari, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada jemaatnya. Dalam sambutannya, beliau mengatakan: “Kami merasa terhormat menjadi tempat pertemuan jemaat-jemaat dalam Sidang MD ini. Harapan kami, melalui sidang ini, pelayanan di Besuki Timur semakin kokoh dan membawa terang Kristus bagi sesama.” Kehadiran Camat Siliragung beserta jajaran pemerintahan, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil Siliragung, menunjukkan sinergi positif antara gereja dan pemerintah dalam mendukung kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan spiritual.

Puncak dari acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong serta  penyerahan palu sidang dari Ketua Panitia kepada Ketua Majelis Daerah Besuki Timur  Pdt. Fajar Wicaksono, S.Pd  selaku Pimpinan Sidang ke-85 tahun 2025. Penyerahan simbolis ini menjadi penanda dimulainya rangkaian sidang yang membahas laporan tahunan, evaluasi program kerja sebelumnya, serta perencanaan strategis untuk masa pelayanan yang akan datang.Sidang ini juga menjadi kelanjutan dari evaluasi program kerja tahunan ke-84 yang dilaksanakan di GKJW Jemaat Banyuwangi pada akhir tahun 2024 lalu dan Sidang Dauran PHMD Tahun 2025-2027. Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan yang tulus, diharapkan seluruh jemaat dapat semakin bertumbuh dalam kasih.  Sidang ini tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan, tetapi juga momen mengevaluasi pelayanan yang telah dijalankan, serta menyusun langkah ke depan agar GKJW di wilayah Besuki Timur semakin berdampak di tengah Jemaat. Usai makan siang yang turut dihibur oleh warga jemaat melalui penampilan musik organ tunggal dan suara emas Tasya Diva Kendang Banyuwangi – seorang penyanyi muda berbakat dari jemaat Purwosari yang pernah tampil di salah satu TV swasta nasional – sidang dilanjutkan dengan pemilihan kepengurusan baru.

Simbolisasi Kepemimpinan dan Pelantikan Dauran Baru . Dalam sidang ini juga dilangsungkan pemilihan dan pelantikan struktur kepemimpinan baru MD Besuki Timur untuk masa bakti 2025–2027, yang terpilih sebagai berikut:

Ketua: Pdt. Dwi Hastuti, S.Si

Wakil Ketua: Pdt. Fajar Wicaksono, S.Pd

Sekretaris I: Pnt. Purwoko Suryo Utomo

Sekretaris II: Dkn. Floviana Niro Rikawati

Bendahara I: Pdt. Rogethe Indra Kurniawan, S.Si

Bendahara II: Pnt. Wuryanto

Pembantu Umum: Pdt. Yosua Anggi Hermanto,S.Si

Terpilihnya dauran baru ini diharapkan mampu membawa semangat baru dan memperkuat pelayanan di seluruh jemaat GKJW Besuki Timur, dengan semangat sinergi, komitmen, dan hati yang tulus, sebagaimana yang diwartakan dalam khotbah pembukaan. Ibadah pelantikan pengurus baru yang dipimpin oleh Pdt. Stefi Kristian Rumere, S.Si dari PH Majelis Agung. Dalam ibadah pelantikan tersebut, disampaikan harapan agar para pelayan yang baru terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan penuh kasih, tanggung jawab, dan kesetiaan kepada Tuhan. Setelah menjalani rangkaian acara pembukaan dan makan siang yang penuh keakraban dan semangat persaudaraan, Sidang Majelis Daerah (MD) Besuki Timur ke-85 dilanjutkan pada pukul 17.00 WIB. Peserta diberikan waktu break untuk membersihkan diri dan beristirahat sejenak di penginapan masing-masing, sebelum memasuki tahapan penting berikutnya dalam sidang, yaitu rapat seksi.

 

Rapat seksi merupakan momen strategis dalam proses sidang, di mana peserta dibagi ke dalam lima kelompok kerja sesuai bidang masing-masing. Setiap seksi membahas dan mengevaluasi program kerja, serta menyusun rekomendasi dan keputusan strategis untuk pelayanan GKJW di wilayah Besuki Timur.

Adapun lima seksi yang terbentuk beserta jumlah anggota masing-masing adalah sebagai berikut:

Seksi I: Bidang Teologi beranggotakan 11 orang

Seksi II: Bidang Persekutuan beranggotakan 13 orang

Seksi III: Bidang Kesaksian dan Pelayanan beranggotakan 16 orang

Seksi IV: Bidang Penatalayanan beranggotakan 11 orang

Seksi V: Bidang Lintas Bidang beranggotakan 12 orang

Rapat seksi berlangsung dengan semangat partisipatif dan dialogis, mencerminkan komitmen bersama seluruh utusan jemaat dalam menghadirkan pelayanan GKJW yang kontekstual, terorganisir, dan responsif terhadap perkembangan zaman saat ini.

Setelah sukses digelar sejak hari Sabtu, Sidang Majelis Daerah (MD) Besuki Timur ke-85 di GKJW Jemaat Purwosari berlanjut ke hari kedua, Minggu, 13 April 2025. Hari kedua ini bertepatan dengan Minggu Palmarum, yang merupakan minggu terakhir sebelum Paskah serta menjadi pembuka Bulan Suci dalam kalender gerejawi GKJW.

Mengawali kegiatan di hari kedua, dilaksanakan Ibadah Raya Pemantapan Rohani (IRPR) yang dipimpin secara istimewa oleh 10 pendeta dari seluruh jemaat se-MD Besuki Timur. Ibadah ini menjadi momen pemantapan spiritual bagi seluruh peserta siding dan Jemaat sekaligus mempererat rasa kebersamaan dalam pelayanan lintas jemaat.

Usai ibadah, seluruh peserta menikmati makan pagi bersama, menikmati sajian hangat dan penuh kasih yang telah disediakan oleh panitia lokal GKJW Jemaat Purwosari.

Rangkaian sidang kemudian dilanjutkan dengan Sidang Paripurna III, yang berisi laporan hasil rapat dari masing-masing seksi dan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan lanjutan yang penting bagi arah pelayanan MD Besuki Timur ke depan.

 

Setelah istirahat makan siang, suasana akrab dan kekeluargaan terus terjalin melalui kegiatan Arisan Pembangunan, sebuah program rutin Majelis Daerah Besuki Timur yang bertujuan untuk menopang pembangunan lintas jemaat secara gotong royong.

Menjelang penutupan, seluruh peserta kembali disatukan dalam Ibadah Penutup yang penuh sukacita, kali ini dipimpin oleh Vikaris Feresh Muliawati, sebagai ungkapan syukur atas dua hari kebersamaan yang penuh berkat.Acara resmi sidang ditutup dengan serah terima palu sidang dari PHMD Besuki Timur kepada GKJW Jemaat Purwodadi, yang akan menjadi tuan rumah Sidang MD Besuki Timur ke-86 mendatang.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan suasana penuh syukur, dan diakhiri dengan momen sayonara yang hangat sebagai tanda perpisahan dan harapan untuk terus melayani bersama dalam kasih Kristus.

 

Selama dua hari, para peserta mengikuti agenda yang padat namun penuh makna, mulai dari pembukaan, laporan-laporan pelayanan, evaluasi program, hingga perumusan arah kebijakan strategis ke depan. Semua proses dilakukan dalam suasana kekeluargaan dan keterbukaan, mencerminkan semangat gotong-royong dalam pelayanan gereja. Dengan berakhirnya sidang ini, harapan besar disematkan agar hasil-hasilnya dapat menjadi bekal dan inspirasi untuk pelayanan di jemaat masing-masing. Kebersamaan yang terjalin di antara para peserta menjadi bukti bahwa GKJW, khususnya di wilayah Besuki Timur, terus bergerak bersama dalam panggilan pelayanan Tuhan. Gusti tansah mberkahi kta sedaya.