

Pantai cemara bimo bajulmati menjadi tempat yang penuh sukacita dan kehangatan dalam kegiatan Temu Akrab Adi Yuswa Gelar Talenta Majelis Daerah Besuki Timur yang dilaksanakan pada hari selasa, 16 juni 2026. Kegiatan yang diikuti oleh para adi yuswa dari berbagai jemaat di wilayah pelayanan majelis daerah besuki timur ini dimulai tepat pukul 09.00 WIB.
Acara dipandu dengan penuh semangat oleh Ayudea Violintang dari GKJW Jemaat Wonorejo selaku pembawa acara. Dalam suasana kebersamaan yang hangat, para peserta diajak untuk menikmati rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Ucapan selamat datang disampaikan oleh Bapak Jadius Budiono dari GKJW Jemaat Pesanggaran selaku Koordinator Komisi Adi Yuswa Majelis Daerah Besuki Timur. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali berkumpul dalam persekutuan yang mempererat persaudaraan antar Adi Yuswa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Podoadi dari GKJW Jemaat Ranurejo dan Ibu Ediningtyas Asri dari GKJW Jemaat Purwodadi yang juga merupakan bagian dari kepengurusan Komisi Adi Yuswa Majelis Daerah Besuki Timur.

Kegiatan diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Yedija P. W. dari GKJW Jemaat Wonorejo. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Pdt. Dwi Hastuti selaku Pelayan Harian Majelis Daerah Besuki Timur. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk terus memelihara semangat pelayanan dan persekutuan meskipun telah memasuki usia lanjut, karena setiap pribadi tetap memiliki peran penting dalam kehidupan bergereja.
Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt. Fajar Wicaksono dengan dasar bacaan dari Yohanes 6:1–12, kisah tentang Yesus memberi makan lima ribu orang. Dalam perenungannya, beliau mengajak para adi yuswa untuk memahami bahwa keterbatasan yang dimiliki pada usia lanjut bukanlah penghalang untuk melayani Tuhan. Melalui teladan Andreas yang membawa seorang anak dengan lima roti dan dua ikan kepada Yesus.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan para adi yuswa sering kali dilakukan “di belakang layar”, mungkin tidak selalu terlihat, namun tetap memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan gereja. melalui doa, dukungan, nasihat, dan keteladanan hidup, para lansia tetap dapat menjadi alat Tuhan untuk memberkati banyak orang.
Setelah ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan menyanyikan Mars Adi Yuswa, yang semakin menambah semangat serta keakraban di antara seluruh peserta. Selain itu, peserta juga dapat menikmati bazar yang diselenggarakan oleh Tim Boga GKJW Jemaat Wonorejo, jemaat yang lokasinya paling dekat dengan tempat pelaksanaan kegiatan. Suasana pantai yang asri dan sejuk semakin mempererat kebersamaan para peserta yang datang dari berbagai jemaat.
Puncak acara adalah Gelar Talenta Adi Yuswa, yang menampilkan berbagai kreativitas dari perwakilan 10 jemaat yang hadir. Meskipun para peserta memiliki keterbatasan gerak karena faktor usia, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk menampilkan yang terbaik. Penilaian dalam gelar talenta ini didasarkan pada kategori terlucu, terkompak, terheboh, dan terkreatif.

Salah satu penampilan yang menarik perhatian datang dari GKJW Jemaat Pesanggaran. Dengan konsep yang berbeda dari peserta lainnya, mereka menampilkan tokoh-tokoh Punakawan dalam pewayangan, yaitu Badrayana, Pegatwaja, Kantong Bolong, dan Bagong, putra bungsu Semar. Melalui penampilan yang penuh humor dan makna, mereka menyampaikan pesan tentang pentingnya selalu mengucap syukur dalam setiap keadaan. Penampilan tersebut ditutup dengan lagu “Maturnuwun” yang mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas kasih dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan.
Dalam kegiatan ini tidak ditentukan pemenang maupun juara. Seluruh peserta dipandang sebagai bagian dari keluarga besar Adi Yuswa yang telah menunjukkan semangat, kreativitas, dan kebersamaan. Sebagai bentuk apresiasi, pengurus Komisi Adi Yuswa MD Besuki Timur memberikan sertifikat kepada seluruh peserta. Sertifikat tersebut menjadi pengingat akan keikutsertaan masing-masing jemaat dalam mendukung dan melaksanakan Program Kerja Tahunan Majelis Daerah Besuki Timur Tahun Pelayanan 2026–2027.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh sukacita ini ditutup dalam doa yang dipimpin oleh Pdt. Gresy Windy Kristiani dari GKJW Jemaat Ranurejo. Sebelum acara berakhir, Bapak Jadius Budiono selaku Koordinator Adi Yuswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir, Pelayan Harian Majelis Daerah Besuki Timur, para Pendeta yang telah mendukung kegiatan, tim Multimedia GKJW Jemaat Wonorejo, pengelola Wisata Pantai Cemara Bajulmati, serta semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Melalui kegiatan Temu Akrab dan Gelar Talenta ini, para Adi Yuswa kembali membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap bersukacita, berkarya, dan melayani Tuhan. Kebersamaan yang terjalin menjadi kekuatan untuk terus bertumbuh dalam iman serta menjadi berkat bagi gereja dan sesama melalui talenta yang dimiliki..
“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Ketika hidup dipersembahkan kepada Tuhan, ia dapat memakai setiap talenta dan pengalaman untuk menjadi berkat bagi banyak orang.” Gusti Tansah Mberkahi kita sedaya.



