Kunjungan Silaturahmi KAUMD GKJW Majelis Daerah Besuki Timur ke Pesantren di Situbondo

MD Bestim1,121 views

 

 

Situbondo, 02 April 2025 – Dalam semangat mempererat hubungan antar umat beragama, Komisi Hubungan Antar Umat (KAUMD) Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Majelis Daerah Besuki Timur melakukan kunjungan silaturahmi ke beberapa pondok pesantren di Kabupaten Situbondo. Rombongan KAUMD GKJW mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Pondok Pesantren As-Salam di Dusun Bindung, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, serta Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih.

Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua KAUMD, Bpk. M. Muji,  menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus membangun jembatan persaudaraan antar umat beragama. “Kami berharap, silaturahmi ini bisa menjadi langkah nyata dalam menjaga harmoni dan memperkuat kerja sama dalam membangun kehidupan yang damai dan sejahtera,” ujarnya.

Silahturahmi kali ini dihadiri oleh sejumlah Pendeta GKJW , termasuk Pdt. Sarwindra Rusdiahwati sebagai wakil dari Majelis Agung, serta para pendeta dari beberapa jemaat GKJW bagian  timur, yaitu Pdt. Gresy Windi K (GKJW Ranurejo), Pdt. Ubin Maulana (GKJW Wonorejo), Pdt. Dwi Hastuti (GKJW Banyuwangi), Pdt. Hanania (GKJW Genteng), Pdt. Trisulo A.W (GKJW Purwosari), Pdt. Reda Ayu Ariyanto (GKJW Pesanggaran), dan Pdt. Rogethe Indra Kurniawan (GKJW Sumberagung). Selain itu, turut hadir perwakilan komisi KAUM dari masing-masing jemaat.

Kunjungan ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang harmonis serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan antar umat beragama. Dalam kesempatan tersebut, para perwakilan KAUMD GKJW disambut dengan hangat oleh para pengasuh pondok pesantren dan santri pesantren.

Pdt. Ubin Maulana sebagai perwakilan dari PHMD Besuki Timur juga turut menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah  kepada seluruh, pengasuh pondok pesantren, santri dan masyarakat Muslim yang hadir. Ucapan ini sebagai wujud kebersamaan dalam menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan lintas agama.

Dalam setiap sambutannya, Pdt. Sarwindra Rusdiahwati sebagai wakil dari Majelis Agung menyampaikan salam hangat dari Ketua Majelis Agung, Pdt. Natael Hermawan Prianto, yang tidak bisa hadir karena pembagian kunjungan silaturahmi. Pesan tersebut menegaskan komitmen GKJW dalam membangun hubungan yang harmonis dan terus memperkuat jalinan persaudaraan antar umat beragama.

Di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, rombongan KAUMD GKJW diterima langsung oleh pengasuh pondok KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy ,  Beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kedatangan perwakilan dari KAUMD Greja Kristen Jawi Wetan. Dalam sambutannya, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy menyampaikan betapa pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama, terutama dalam momen Idul Fitri yang penuh berkah. Dalam dialog interaktif ini Beliau juga berharap semoga silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta kedamaian dan keharmonisan khususnya di wilayah Situbondo dan Banyuwangi. Diakhir Silaturahmi ini  dengan membahas berbagai aspek penting dalam menjaga kerukunan antar agama serta peran lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang inklusif dan damai.

 

Selanjutnya, kunjungan ke Pondok Pesantren As-Salam di Dusun Bindung, Desa Sumberanyar, disambut dengan penuh keakraban. Dalam pertemuan ini, kedua pihak bertukar pengalaman dalam upaya memperkuat toleransi dan moderasi beragama. Pesantren ini menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang aktif dalam membangun nilai-nilai persaudaraan lintas agama. KH. Tsabit Toha yang akrab dipanggil Rasabit ini juga mengajak untuk terus meningkatkan Perekonomian ekonomi warga dengan ber-Hortikultura. Seperti betuk percontohan Perkebunan ‘Klengkeng ‘ miliknya yang sudah di olah menjadi kemasan minuman segar dan bisa ikut serta dalam peningkatan ekonomi khususnya dalam pengelolaan pesantren yang beliau dirikan.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan silaturahmi ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Wonorejo. Para santri dan pengurus pondok menyampaikan apresiasi atas upaya KAUMD GKJW dalam menjalin hubungan baik dengan komunitas Muslim setempat. Dialog yang berlangsung hangat ini diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Gus Faisol salah satu Pengasuh Pesantren Miftahul Ulum terakhir dalam sambutannya dan dalam kesempatan tersebut, berbagai peluang kerjasama yang bisa dilakukan untuk meningkatkan hubungan antar umat beragama, seperti program bersama dalam bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan. Salah satu poin yang penting adalah perlunya penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan generasi muda untuk membangun kesadaran bersama agar desa Wonorejo khususnya tetap menjadi destinasi Desa Kebangsaan.

Kunjungan ini mendapat sambutan positif dari seluruh pengasuh pesantren dan berbagai pihak dan menjadi contoh nyata bagaimana dialog antar agama dapat memperkuat persatuan dan kesatuan serta keharmonisan di tengah keberagaman yang ada di Indonesia.